Sawit Watch2

Jakarta, 11 Februari 2021, Koalisi Buruh Sawit (KBS) mengapresiasi komitmen pemerintah menyediakan vaksin gratis untuk rakyat. “Kami mendengar bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan opsi vaksinasi Covid 19 secara mandiri bagi perusahaan yang ingin menyediakan vaksin untuk buruh. Kami menyambut baik opsi vaksinasi mandiri ini dengan catatan tidak boleh membebani buruh. Vaksin harus gratis, biayanya tidak boleh dipotong dari upah buruh”, Zidane, Koordinator Koalisi Buruh Sawit.

Herwin Nasution, Ketua Umum Serikat Buruh Perkebunan (SERBUNDO) mengatakan pemerintah dan perusahaan perkebunan sawit harus melakukan pencegahan penyebaran Covid 19 secara optimal. “Kami melihat jumlah kasus positif semakin hari semakin meningkat. Di perkebunan sawit, penyebaran Covid 19 ini juga sudah terjadi. Kenaikan kasus positif dimaksud harus menjadi perhatian pemerintah dan perusahaan. Sebagian besar perkebunan sawit berada di lokasi yang jauh dari fasilitas layanan kesehatan, buruh perkebunan sawit tinggal di pemukiman yang terpusat dan padat. Oleh karena itu untuk mencegah penyebaran lebih luas, kami menyambut baik vaksinasi Covid 19 secara mandiri oleh perusahaan. Vaksinasi dilakukan kepada semua buruh tanpa memandang status, tanpa dipungut biaya apapun”, kata Herwin Nasution.

Ismet Inoni, Kepala Departemen Organisasi DPP GSBI meminta agar perusahaan perkebunan sawit melakukan segala tindakan dalam rangka memastikan kesehatan dan keselamatan buruh dalam situasi pandemi Covid 19. “Sampai sejauh ini proses produksi di perkebunan sawit tetap berjalan. Sebagian besar pekerjaan di perkebunan sawit adalah pekerjaan dimana buruhnya berjarak satu sama lain, namun itu jangan dijadikan alasan sehingga perusahaan lalai memenuhi kewajibannya mencegah penyebaran dan meminimalisir resiko terpapar. Kesehatan dan keselamatan buruh tetap harus menjadi prioritas perusahaan. Serikat buruh harus dilibatkan dalam vaksinasi mandiri yang dilakukan perusahaan, pemerintah juga harus ikut mengawasi. Ini untuk memastikan agar semua buruh menerima vaksin”, kata Ismet Sinoni.

Dianto Arifin, sekretaris SEPASI PT SPMN Kalteng mengatakan agar pemberian vaksin dapat dilakukan di areal perkebunan. “Kami menerima informasi bahwa untuk PT SPMN misalnya, pemberian vaksin untuk buruh akan dilakukan di rumah sakit rujukan. Kami meminta agar pemberian vaksin dilakukan di areal perkebunan untuk menjaga kenyamanan dan mengantisipasi kerumunan. Kami siap bekerjasama dengan penyelenggara untuk menjamin semua buruh diberikan vaksin”, kata Dianto Arifin.

Hasanrefky, Ketua Federasi Serikat Pekerja Perkebunan RAJAWALI EHP Kalimantan Selatan menyebutkan sebelum pemberian vaksinasi, pemerintah dan tim kesehatan perusahaan perlu memberikan sosialisasi kenapa perlu vaksinasi dilakukan. Hal ini sebagai bentuk edukasi kepada buruh di sektor perkebunan sawit. Selain itu, Hasan juga menyampaikan bahwa jika proses vaksinasi berlangsung di waktu kerja, setiap buruh tetap berhak atas upah karena vaksinasi ini merupakan kebijakan pemerintah yang perlu diikuti oleh setiap warga negara. Perusahaan juga harus mendukung program vaksinasi ini dengan tetap membayarkan hak buruh meski sebagian waktu kerjanya dipakai untuk melakukan vaksin. Upah juga tetap harus diberikan jika terdapat efek yang ditimbulkan akibat vaksin yang menyebabkan buruh mengalami sakit dan tidak bisa bekerja.

KBS berharap melalui program vaksinasi ini, pemerintah dapat menekan penambahan kasus Covid19 di Indonesia. Keselamatan dan kesehatan warga negara merupakan hal mutlak, termasuk bagi setiap buruh. Vaksin gratis bagi buruh merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dan pemberi kerja dalam upaya pemenuhan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Kamis, 11 Februari 2021

Kontak Person :

Herwin Nasution – SERBUNDO (WA : 082267335183)

Ismet Inoni – GSBI (WA : 081383493575)

Zidane – Sawit Watch/Koord.KBS (WA : 085846529850)

Dianto Arifin – SEPASI  (WA : 0812-5088-8050)

Hasan Refky – FSPBUN Rajawali (WA : +62 823-5322-6661)

Koalisi Buruh Sawit adalah gabungan sejumlah organisasi serikat buruh dan lembaga swadaya masyarakat yang memiliki tujuan bersama untuk mewujudkan kesejahteraan buruh perkebunan sawit di Indonesia. Koalisi Buruh Sawit berdiri dilatarbelakangi keprihatinan atas kondisi buruk buruh perkebunan sawit di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Anti-spam image