img_0631

BRG : Pembahasan Ekosistem Gambut Tidak Dibatasi Oleh Sekat-Sekat Administratif Negara

Bogor, 21 November 2016, Pembahasan terkait dengan ekosistem Gambut seharusnya tidak lagi dibatasi oleh sekat-sekat administratif negara, demikian disampaikan Myrna Safitri yang mewakili Kepala Badan Restorasi Gambut (Nasir Fuad) dalam acara Konferensi Gambut.

Konferensi ini diselenggarakan oleh Sawit Watch bersama dengan Green Peace, dan didukung oleh Badan Restorasi Gambut. Kegiatan ini menghadirkan berbagai pihak diantaranya adalah perwakilan pemerintah daerah, perusahaan perkebunan kelapa sawit, masyarakat yang berada di sekitar gambut, NGO, Bank.

Dalam sambutan yang disampaikan, Myrna Safitri menyampaikan bahwa BRG memiliki beberapa program strategis seperti Desa Peduli Gambut, menjadikan wilayah dengan kubah gambut sebagai wilayah konservasi, menanam spesies lokal atau yang ramah dengan gambut di wilayah gambut.

Restorasi gambut, tidak akan mematikan ekonomi masyarakat, tetapi sebaliknya, restorasi gambut akan meningkatkan ekonomi masyarakat dengan basis ekonomi terpadu. Banyak potensi yang ada di gambut seperti buah-buahan, bahan untuk membuat tikar dll, ini menjadi potensi besar dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Dan BRG akan mempersiapkan 1000 desa peduli gambut di Indonesia untuk tetap menjaga gambut tetap  aman dan terbebas dari kebakaran hutan dan lahan, jelas Myrna.

Pada kesempatan yang sama, Jefri Gideon Saragih, Direktur Eksekutif Sawit Watch menyampaikan bahwa  acara konferensi ini bisa menjadi ajang refleksi bagi kita semua tentang pentingnya gambut agar kejadian kebakaran hutan dan lahan yang terjadi setiap tahun tidak terjadi lagi pada tahun-tahun yang akan datang.

Bagaimana melindungi gambut agar tidak terbakar lagi, bagaimana agar wilayah gambut mempunyai  nilai ekonomi bagi masyarakat tanpa merusak menjadi hal penting yang bisa dipikirkan bersama pada acara konferensi ini. Dapat dilihat dampak dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di gambut pada tahun lalu, masyarakat yang tidak bersinggungan langsung dengan gambut banyak yang menjadi korban dan bahkan ada yang meninggal dunia. Ini perlu menjadi perhatian serius kita bersama dengan saling membagi peran dan tidak hanya menumpukan pada satu pihak saja seperti BRG, jelas Jefri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *