Credit Photo 3 - Sawit Watch

 

Kuala Lumpur Eco Film Festival atau yang  disingkat menjadi KLEFF merupakan festival film yang berasal dari negeri jiran Malaysia. Festival yang pertama kali diadakan pada tahun 2008 ini, telah banyak menampilkan berbagai karya, dokumentasi, animasi dan berbagai jenis film yang bertemakan alam dan lingkungan dari seluruh dunia. KLEFF kini telah menjadi platform bagi seluruh masyarakat khususnya warga Malaysia dalam memupuk kesadaran mengenai isu-isu lingkungan yang terjadi.

Hasil karya berupa film yang dihasilkan dari para pembuat film di seluruh belahan dunia ini akan ditayangkan secara gratis selama festival ini berlangsung. Tak hanya, pasca festival, film-film ini juga akan ditayangkan kembali di tempat-tempat publik seperti cafe, sekolah, kampus dan kawasan komersil lainnya di Malaysia. Tujuan dari diadakannya KLEFF ini adalah agar menjadi suatu wadah dimana masyarakat, instansi pemerintah, pegiat lingkungan dan perusahaan dapat berkumpul, berbagi dan berkomunikasi satu sama lain untuk mencari solusi akan masalah lingkungan yang muncul.

KLEFF 2016 merupakan penyelengaraan festival yang ke sembilan kali. Berdasarkan website resmi KLEFF 2016, tahun ini telah diterima sebanyak 249 film dari 45 negara di dunia. Pada kesempatan kali kami Perkumpulan Sawit Watch mendapat kehormatan karena film pendek hasil karya kami bersama menjadi salah satu dari 9 nominasi film terbaik di ajang KLEFF 2016. Tak hanya itu, melalui film pendek yang berjudul “No Haze Without Fire” ini juga mendapat special jury award dari 3 film yang dihargai oleh juri.

Film pendek “No Haze Without Fire” merupakan film yang menceritakan tentang bagaimana kebakaran lahan dan hutan berdampak serius pada kehidupan masyarakat dan juga menyebabkan kematian. Duka dan tangis dari para orang tua yang kehilangan anak, istri yang kehilangan suami dan anak-anak yang kehilangan bapak mereka tergambar jelas dalam film ini. Bagaimana penanganan terhadap korban kebakaran hutan dan lahan oleh pemerintah belum maksimal dilakukan dan bahkan adaorang tua yang harus menanggun biaya mahal untuk anaknya tetapi yang didapat adalah kedukaan karena ditinggal pergi oleh anaknya.

Film ini secara umum mau menceritakan bahwa kebakaran lahan dan hutan yang terjadi setiap tahun di Indonesia telah membawa dampak buruk bagi kehidupan masyarakat. Tidak adanya tindakan tegas dari pemerintah terhadap para pelaku pembakar hutan dan lahan masih menjadi catatan serius sampai saat ini. Film ini diharapkan menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di Indonesia setiap tahun bisa berdampak pada kematian. Semoga tidak ada lagi korban meninggal karena dampak dari kebakaran hutan dan lahan.

Film ini dapat ditonton melalui link berikut https://www.youtube.com/watch?v=1Iorj0h2BTU.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *