Resolusi Rapat Akbar, Aliansi Penyelamat Bumi Murakata

JMS

Demi menyelamatkan bumi Murakata dari ancaman bencana ekologis, konflik sosial, hancurnya mata pencaharian masyarakat lokal dan monopoli penguasaan lahan oleh perusahaan serta kemungkinan bencana banjir yang semakin meluas maka kami dari berbagai organisasi maupun individu masyarakat sipil yang tergabung didalam Aliansi Penyelamat Bumi Murakata (APBM) dan para pendukung yang hadir dalam Rapat Akbar hari ini menyatakan :

  1. Menolak adanya rencana pembukaan perkebunan kelapa sawit skala besar dan tambang batubara di Bumi Murakata, Kabupaten Hulu Sungai Tengah tanpa kecuali.
    1. Meminta dengan hormat kepada Bupati selaku Kepala Daerah kabupaten Hulu Sungai Tengah, untuk mencabut atau membatalkan Keputusan Bupati Hulu Sungai Tengah Nomor 500/57/503/Tahun 2014 tentang Pemberian Izin Lokasi Untuk Keperluan Pembangunan Perkebunan Karet dan Kelapa Sawit Seluas 20.000 Hektar Terletak di Kecamatan Limpasu, Kecamatan Batang Alai Utara, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kecamatan Haruyan, Kecamatan Batu Benawa dan Kecamatan Hantakan Atas Nama PT. Globalindo Nusantara Lestari.
    2. Mendukung sikap dan kebijakan Bupati sebagai Kepala Daerah kabupaten Hulu Sungai Tengah dalam menolak pertambangan batubara di wilayah kabupaten Hulu Sungai Tengah dan oleh karenanya kami meminta dengan hormat kepada Bupati sebagai Kepala Daerah kabupaten Hulu Sungai Tengah bersama-sama dengan Pimpinan dan seluruh anggota DPRD kabupaten HST, Pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Kalsel dan anggota DPR-RI serta anggota DPD-RI asal Kalsel untuk bersama-sama masyarakat memperjuangkan dan mendesak pemerintah pusat untuk mencabut izin PKP2B (Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara) yang terdapat di wilayah Hulu Sungai Tengah.
    3. Menyerukan dan menghimbau kepada seluruh warga kabupaten Hulu Sungai Tengah untuk terus menerus sampai tuntas menyuarakan dan memperbesar dukungan penolakan mengingat dampak buruk yang akan ditimbulkannya lebih besar ketimbang dampak positifnya.

Demikian resolusi Rapat Akbar ini kami buat demi mewujudkan kenyamanan kehidupan generasi saat ini dan juga keberlangsungan generasi yang akan datang  di kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Barabai, 5 Maret 2015

Aliansi Penyelamat Bumi Murakata (APBM)

(KTNA Kabupaten HST, WALHI Kalsel, PD AMAN HST, Komunitas Sumpit, Garimbas, Palagos, IPKANI Kabupaten HST, YCHI, LPMA Borneo Selatan, Sawit Watch) dan individu-individu pendukung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *