Keuangan Rumah Tangga dan Potensi Desa Sebagai Bentuk Kekuatan Masyarakat Adat

Masyarakat Kampung Terjun. Medan. Sumatera Utara Menjadi Tuan ramah dalam rangka Pelatihan PIK (Manajemen Keuangan Keluarga dan Potensi Sumber daya Desa)

PIK (Pusat Informasi Kampung) dari sawit watch menggunakan kesempatan program Pertukaran anggota PIK dalam kesempatan pelatihan di desa terjun. Ibu Tia Hayati dari Belitung Timur Berkesempatan untuk mengunjungi kawan kawan PIK di Desa Terjun, Medan sejak 30 Juni hingga 2 Juli Lalu.

PIK di kedua tempat menjadi salah satu media yang menjadi sumber informasi bagi masyarakat sekitarnya. Tidak diam di informasi, masyarakat di kedua desa juga menggunakan kesempatan berkumpul anggota PIK sebagai bentuk pengorganisasian di desanya masing masing.

Setelah Membaca dan Mendiskusikan media informasi yang sudah didistribusikan oleh PIK maka masyarakat merasa ada sesuatu yang harus dikerjakan dan ditindallanjuti di desanya masing masing.

“dengan dantangnya PIK di desa kami organisasi Sijuk Badau yang sudah ada sejak 2003 Merasa semakin solid dan bertambah pengetahuan berorganisasi dan dunia secara luas” kira kira begitu yang terucap dari Ibu Tia Hayati selaku Pengurus PIK di Desa Air Kelik Belitung Timur, Prov Bangka Belitung.

Pelatihan Manajemen Keungan keluarga menjadi sangat penting dirasa oleh masyarakat Penggiat PIK yang hadir di Desa Terjun, Medan ini. Karena banyak organisasi yang sudah berjuang lama dan berhasil memperjuangkan apa beberapa hal, mulai goyah keyakinan dan perjuangannya hanya karena tidak sanggup mengelola keuangan rumah tangga mereka.

Keuangan keluarga yang baik akan sangan seiring dengan optimalnya masyarakat mengelola sumber daya alam yang ada di desa mereka. di Belitung misalnya masyarakat memperjuangkan tanahnya karena perusahaan di desa mereka mulai menggarap tanah di desa mereka secara perlahan. Masyarakat Desa Air Kelik lebih memilih menanam karet di desa mereka ketimbang kebun sawit.

Pusat informasi Kampung (PIK) yang di prakarsai oleh sawit watch dan kawan kawan jaringannya mulai merambah desa desa di indonesia sebagai suatu upaya untuk menguatkan sumber sumber informasi dan organisasi masyarakat yang sudah ada.

 

Comments

  1. Kegiatan seperti ini perlu di kembangkan di seluruh komunitas Masyarakat Adat di pelosok nusantara ini, apa lagi di komunitas Suku Pakpak yg berada hampir di 6 Kabupaten/Kota. Dimana selamana ini informasi adalah kendala utama akibat kurangnya fasilitas, SDM, dan faktor pendukung lainnya. Mudah2 PW AMAN SUMUT dpt memfasilitasi hal ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Anti-spam image